Terbaru: Resmi: 2 turis yang tewas di Mesir adalah orang Jerman
KAIRO – Perkembangan terkini di Mesir (sepanjang waktu lokal):
19:10
Seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan dua turis yang ditikam hingga tewas di sebuah resor Laut Merah adalah orang Jerman, bukan orang Ukraina seperti yang disebutkan sebelumnya.
Pejabat itu mengatakan empat orang asing lainnya terluka dalam serangan hari Jumat di sebuah hotel di resor Hurghada, Mesir.
Ia juga mengatakan korban luka termasuk warga Ukraina dan Republik Ceko. Pejabat keamanan lainnya mengatakan sebelumnya bahwa korban luka berasal dari Serbia dan Polandia.
Pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.
Informasi yang saling bertentangan mencerminkan kebingungan yang terjadi segera setelah serangan yang melibatkan orang asing di salah satu resor paling populer di Mesir.
Di Jerman, Kementerian Luar Negeri mengatakan “tidak dapat mengesampingkan” bahwa warga negara Jerman termasuk di antara korban, namun pihaknya belum memiliki informasi mengenai hal tersebut. Kedutaan Besar Jerman di Kairo sedang melakukan kontak erat dengan pihak berwenang Mesir untuk mengklarifikasi hal ini.
—Maggie Michael di Kairo.
___
17:55
Seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan penyerang yang menikam dua turis Ukraina hingga tewas dan melukai empat warga asing lainnya di resor Laut Merah Hurghada sengaja mencari orang asing.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa penyerangnya adalah seorang pemuda berusia dua puluhan dan dia tampaknya berteriak dalam bahasa Arab selama serangan pada hari Jumat: “Menjauhlah, saya tidak ingin orang Mesir.”
Pejabat itu mengatakan pria itu mengenakan kaus hitam dan celana jins biru serta membawa pisau. Para pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.
Kementerian dalam negeri mengatakan penyerang, yang menyelinap ke hotel dengan berenang dari pantai terdekat, segera ditangkap.
Identitasnya belum dirilis.
—Maggie Michael di Kairo.
___
16:50
Seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan dua turis wanita Ukraina yang termasuk di antara enam orang yang terluka dalam serangan penikaman di resor Hurghada di Laut Merah, Mesir, telah tewas.
Pejabat tersebut mengatakan kedua wanita tersebut meninggal tak lama setelah serangan pada hari Jumat. Penyerang menikam enam turis asing di sebuah hotel di Hurghada setelah berenang ke hotel tersebut dari pantai lain.
Pejabat itu tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai empat orang yang terluka. Dia berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan sebelumnya bahwa penyerang ditangkap segera setelah penikaman.
—Maggie Michael di Kairo.
___
16:30
Seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan enam turis asing yang ditikam dalam serangan di resor Laut Merah Hurghada termasuk tiga orang asal Serbia, dua orang dari Ukraina, dan satu orang dari Polandia.
Pejabat tersebut mengatakan penyerang menikam wajah, leher dan kaki para turis tersebut. Pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.
Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan sebelumnya bahwa penyerang ditangkap segera setelah penikaman pada hari Jumat. Dikatakan penyelidikan awal menunjukkan pria itu menyelinap ke sebuah hotel dengan berenang dari pantai terdekat dan menyerang para wisatawan. Motif serangannya tidak diketahui.
___
jam 4 sore
Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan enam turis asing dari berbagai negara terluka ketika seorang pria menyerang mereka dengan pisau di resor Laut Merah di Hurghada.
Kementerian mengatakan penyerang ditangkap segera setelah penikaman pada hari Jumat. Dikatakan penyelidikan awal menunjukkan pria itu menyelinap ke sebuah hotel dengan berenang dari pantai terdekat dan menyerang para wisatawan. Motif serangannya tidak diketahui.
Kementerian mengatakan para turis itu dilarikan ke rumah sakit setempat. Pihaknya tidak memberikan rincian lebih lanjut dan tidak memberikan kewarganegaraan para wisatawan tersebut.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah lima polisi ditembak mati di kota kembar Giza di Kairo ketika tersangka militan Islam melepaskan tembakan ke kendaraan mereka pada dini hari.
___
jam 11 pagi
Kantor berita Mesir mengatakan orang-orang bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan keamanan di Kairo, menewaskan lima petugas keamanan.
MENA mengutip pernyataan dari kementerian dalam negeri yang mengatakan orang-orang bersenjata menyerang pos pemeriksaan di daerah Badrashin di Giza, bagian dari Kairo Raya, pada hari Jumat.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.
Pemberontak telah melakukan sejumlah serangan di Mesir sejak penggulingan presiden Islamis terpilih pada tahun 2013. Kekerasan terkonsentrasi di Semenanjung Sinai bagian utara, namun ada juga beberapa serangan di daratan, termasuk di ibu kota.
Kelompok bayangan Hasm, yang diyakini terkait dengan Ikhwanul Muslimin, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan serupa.