Tes darah baru dapat mengungkap setiap virus yang pernah Anda derita

Tes darah baru dapat mengungkap setiap virus yang pernah Anda derita

Sebuah penelitian di Harvard menunjukkan bahwa alat diagnostik baru dapat mendeteksi setiap virus yang pernah Anda alami. Alat baru ini adalah tes darah sederhana yang hanya membutuhkan satu tetes darah. Instrumen seperti ini menjadi terobosan bagi dunia medis, karena saat ini dokter hanya bisa menguji virus tertentu.

Masalah dengan virus adalah sekali virus menginfeksi tubuh kita, kita tidak menyadarinya hingga virus itu membuat kita sakit. Beberapa orang mengalami infeksi subklinis, yang terjadi ketika Anda terpapar virus namun belum sakit, atau Anda mungkin tidak pernah sakit. Terlepas dari itu, penting untuk mengetahui apakah Anda pernah terpapar virus tersebut karena virus dapat tertidur atau bersembunyi di dalam tubuh selama bertahun-tahun. Hal-hal tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit autoimun, kanker, dan segala jenis masalah kesehatan.

Dengan tes darah baru ini, dokter dapat melihat DNA dan melihat semua kemungkinan virus yang pernah diderita seseorang. Hal ini akan membuat orang tidak perlu menunggu sampai mereka sakit atau mulai menunjukkan gejala virus yang tidak pernah mereka ketahui sebelumnya.

Tes darah saat ini masih dalam tahap penelitian klinis dan belum siap digunakan di ruang praktik dokter. Namun, penyakit ini telah diamati di negara-negara di seluruh dunia, termasuk Afrika Selatan, Asia, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan.

Tes darah baru ini penting karena pengobatan pencegahan adalah kuncinya. Dengan dapat memprediksi masalah apa yang akan terjadi mengingat virus apa pun yang pernah Anda derita, dokter dapat mencegah masalah tersebut. Misalnya, jika seorang wanita pernah terpajan HPV, dokter akan mengetahui hal yang harus diwaspadai terhadap kanker serviks. Atau, jika seseorang pernah terkena hepatitis C, dokter akan mengetahuinya untuk memantau perubahan sel hati. Daftarnya terus bertambah.

Tes tersebut, yang disebut VirScan, bekerja dengan menyaring darah untuk mencari antibodi terhadap 206 spesies virus yang diketahui menginfeksi manusia. Ketika virus menginfeksi tubuh, sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi tertentu untuk melawannya. Sistem kekebalan juga akan memproduksi antibodi ini selama bertahun-tahun setelah infeksi awal untuk mencegah virus membahayakan tubuh. Beginilah cara virus tidak aktif di dalam tubuh. Namun, jika virus cukup kuat, ia dapat terbangun dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

VirScan mendeteksi antibodi tersebut dan menggunakannya untuk mengidentifikasi hampir setiap virus yang terpapar pada seseorang. Hal ini sangat berbeda dengan metode diagnosis virus saat ini, yaitu melakukan tes terhadap masing-masing virus secara individual, biasanya ketika pasien mulai menunjukkan gejala.

VirScan dapat mendeteksi 206 spesies virus yang diketahui menginfeksi manusia dan lebih dari 1.000 jenis virus yang diketahui hanya dengan sejumlah kecil darah. Para peneliti menguji VirScan pada hampir 600 orang dan mendeteksi rata-rata 10 jenis virus per orang. Setidaknya dua orang dinyatakan positif mengidap 84 jenis virus.

Tes darah baru ini dapat menjadi terobosan dalam pengobatan diagnostik dan preventif karena dapat membantu dokter melacak bagaimana virus menyebar. Harapannya, pengujian ini dapat diperluas seiring ditemukannya virus baru.

Result SGP