T&J: Gunung berapi Bali yang runtuh membayangi surga wisata

T&J: Gunung berapi Bali yang runtuh membayangi surga wisata

Gunung Agung di pulau wisata Indonesia, Bali, terancam meletus setelah lebih dari setengah abad diam. Inilah yang perlu Anda ketahui.

___

APAKAH BALI MASIH AMAN BAGI WISATAWAN?

Aktivitas seismik dari gunung berapi telah meningkat secara dramatis dalam dua minggu terakhir, namun para pejabat mengatakan tidak ada alasan bagi wisatawan untuk panik dan pulau yang terkenal dengan selancar, pantai, dan budaya Hindu yang anggun ini masih aman untuk dikunjungi.

Bandara Internasional Ngurah Rai Bali telah beroperasi normal sejak status waspada Gunung Agung dinaikkan ke tingkat tertinggi pada hari Jumat, namun letusan besar akan memaksa penutupannya dan menyebabkan ribuan orang terdampar. Hampir 5 juta wisatawan mengunjungi Bali tahun lalu.

Video yang beredar di media sosial yang dimaksudkan untuk menunjukkan gunung tersebut sudah meletus hebat adalah tipuan; mereka menunjukkan letusan gunung berapi lain di Indonesia di masa lalu.

Agung berada di utara pulau sekitar 70 kilometer (43 mil) dari hotspot wisata Kuta. Masyarakat telah diminta untuk meninggalkan area sepanjang 9-12 kilometer (6-8 mil) di sekitar kawah dimana sering terjadi getaran dari gunung berapi.

Ahli vulkanologi pemerintah, Surono, mengatakan letusan tersebut dikhawatirkan bisa berukuran besar dan juga dapat menutup bandara di Jawa Timur dan Lombok, menurut laporan media lokal.

___

KAPAN TERAKHIR AGUNG Meletus?

Letusan Gunung Agung pada tahun 1963 merupakan salah satu letusan paling dahsyat dan merusak pada abad terakhir di Indonesia, sebuah negara dengan lebih dari 120 gunung berapi aktif.

Dua letusan besar tersebut, pada bulan Maret dan Mei, menghasilkan aliran lava sepanjang 7,5 kilometer, awan abu panas putih yang mematikan, gas, dan pecahan batuan di permukaan tanah yang disebut aliran piroklastik dan lahar, istilah dalam bahasa Indonesia untuk lumpur dan air vulkanik yang sering bergerak cepat dan berakibat fatal. Sekitar 1.100 orang meninggal.

Ahli vulkanologi mengatakan letusan pada bulan Maret mengeluarkan abu setinggi 19 hingga 26 kilometer (12 hingga 16 mil) di atas permukaan laut dan ledakan pada bulan Mei sekitar 20 kilometer.

Selama 5.000 tahun terakhir, Gunung Agung telah meletus rata-rata sekali dalam satu abad, dan sekitar seperempat dari letusannya memiliki kekuatan yang sama atau lebih kuat dibandingkan tahun 1963.

Ahli vulkanologi Universitas Macquarie, Heather Handley, mengatakan letusan tahun 1843 dan 1963 memiliki indeks ledakan gunung berapi sekitar 5 pada skala di mana 8 akan menjadi kekuatan letusan gunung api super kuno seperti Yellowstone di AS atau Toba di Indonesia.

___

BERAPA BANYAK ORANG YANG SUDAH MENGEVAKUASI?

Pejabat bencana mengatakan lebih dari 35.000 orang telah mengungsi dari wilayah sekitar gunung tersebut dan jumlahnya terus meningkat. Ini termasuk orang-orang yang keluar secara sukarela serta mereka yang disuruh mengungsi dari zona 9-12 kilometer (6-8 mil) di sekitar kawah.

Penduduk desa tinggal di kamp sementara, pusat olah raga, balai desa atau bersama teman dan keluarga. Beberapa orang kembali ke zona eksklusi pada siang hari untuk menggembalakan ternak atau memindahkan hewan ke daerah yang jauh dari gunung berapi. Ada pula yang mengatakan mereka menjual sapinya karena tidak tahu kapan bisa kembali.

Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, memuji sambutan baik masyarakat lokal di Bali terhadap para pengungsi. Upaya kemanusiaan pemerintah juga sedang dilakukan dengan mengirimkan sekitar 14 ton bantuan.

HK Hari Ini