Tsunami merugikan Amerika Serikat jutaan dolar
Tentara Pasukan Bela Diri Jepang dan petugas pemadam kebakaran mencari korban di reruntuhan Senin, 14 Maret 2011 di Matsushima, Prefektur Miyagi, Jepang, tiga hari setelah kota-kota pesisir timur laut hancur akibat gempa bumi dan tsunami. (AP Photo/Kyodo News) JEPANG KELUAR, DIPERLUKAN KREDIT, TIDAK ADA PENJUALAN DI CINA, HONG KONG, JEPANG, KOREA SELATAN DAN PERANCIS
Alam tidak dapat diprediksi dan kekuatannya tidak dapat dihentikan. Kerugian pasti yang diakibatkan oleh gempa bumi dan gempa bumi tsunami Jumat lalu di Jepang, yang juga merupakan pantai barat Amerika Serikat dimana perhitungan dampaknya telah dilakukan.
Peringatan yang dikeluarkan oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii disampaikan tepat waktu MeksikoAmerika Tengah, Selatan dan seluruh garis pantai negara bagian California, Oregon dan Washington. Di wilayah AS, evakuasi penduduk dan wisatawan ke daerah tinggi serta perlindungan bahan bakar dan produk berbahaya diperintahkan terlebih dahulu.
Perhitungan awal memperkirakan biaya operasi evakuasi, kerusakan di pelabuhan Honolulu, Hawaii, dan di kota-kota pesisir di California di mana dermaga dan marina dihantam gelombang setinggi 2,4 meter, menghancurkan bangunan dan perahu serta membuat lainnya terapung dengan kerugian beberapa juta dolar.
Meskipun Presiden Barack Obama sendiri merujuk pada negaranya pada hari Jumat ketika dia mengatakan bahwa “tidak ada kerusakan besar,” kehancuran di teluk Santa Cruz California diperkirakan mencapai $2 juta dan di pelabuhan dan kota Crescent City sekitar $10 juta, dan kerugian masih dihitung di fasilitas komersial di perbatasan antara California dan Oregon di mana sekitar 35 kapal nelayan rusak.
Analisis pertama mengenai dampak gempa bumi dan tsunami di Jepang serta dampaknya terhadap perekonomian dunia menunjukkan penurunan harga gandum internasional yang signifikan akibat penurunan aktivitas ekonomi di negara Asia tersebut. Laporan tersebut menyebutkan bahwa nilai kedelai, jagung dan gandum di pasar Chicago mencatat penurunan hingga 2,7% sesuai dengan devaluasi dolar (1,39 dolar per euro).
Tanggal 11 Maret ini adalah kedua kalinya dalam setahun pantai barat Amerika Serikat dan Hawaii menghadapi ancaman tsunami besar dan harus tetap waspada, karena Badan Meteorologi Jepang memperingatkan pada hari Minggu ini tentang kemungkinan terjadinya gempa bumi lain dengan kekuatan lebih dari 7,0 derajat dalam beberapa hari mendatang, karena gempa susulan kuat yang tercatat dalam beberapa hari terakhir.