Uji coba dimulai dalam kecelakaan rumah yang fatal di Negara Bagian Oklahoma
FILE – Dalam file foto 1 Juni 2016 ini, Adacia Chambers tiba untuk sidang pengadilan di Stillwater, Oklahoma. Chambers dituduh mengemudikan mobilnya ke arah penonton di parade mudik Universitas Negeri Oklahoma, yang menewaskan empat orang pada tahun 2015. Persidangannya dijadwalkan akan dimulai pada Selasa, 10 Januari 2017. (AP Photo/Sue Ogrocki, file) (Hak Cipta 2017 The Associated Press. Semua hak dilindungi undang-undang.)
TULSA, Oklahoma. – Seorang wanita Oklahoma yang menabrak kerumunan penonton pada parade mudik Universitas Negeri Oklahoma tahun 2015, menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya, sedang diadili.
Adacia Chambers, 26, mengaku tidak bersalah atas empat dakwaan pembunuhan tingkat dua dan 42 dakwaan penyerangan dan penyerangan. Jika dia terbukti bersalah atas salah satu tuduhan pembunuhan, dia bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sidang dimulai Selasa di Stillwater.
Berita terkait…
Jaksa menuduh bahwa Chambers mengendarai mobilnya melewati penghalang jalan polisi dan melaju sebelum menabrak kerumunan yang menonton parade sebelum pertandingan Oklahoma State melawan University of Kansas. Jaksa mengatakan hal itu menunjukkan niat.
Pengacara Chambers mengatakan dia menderita penyakit mental dan sedang mengalami episode kejiwaan pada saat kecelakaan terjadi. Ayahnya mengatakan bahwa dia menerima perawatan psikiatris di fasilitas rawat inap beberapa tahun lalu.
Berikut ini beberapa aspek penting dari kasus ini:
SEBELUM KECELAKAAN
Rekan kerja di restoran tempat Chambers bekerja mengatakan bahwa pada pagi hari terjadinya kecelakaan, dia mengalami kesulitan melakukan tugas yang biasanya dia lakukan dengan baik. Ketika sopirnya mengonfrontasinya, Chambers menjadi “tertekan secara emosional”, merujuk pada perampokan tersebut, dan berlari ke mobilnya, menurut laporan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional. Kecelakaan itu terjadi sekitar 10 menit kemudian.
MEMPERCEPAT
Chambers berakselerasi dari 54 menjadi 59 mph dalam lima detik sebelum dia menabrak sepeda motor polisi yang menghalangi jalan di sepanjang rute parade, menurut laporan NTSB.
KORBAN
Yang tewas adalah Nikita Nakal, mahasiswa MBA berusia 23 tahun dari India di Universitas Central Oklahoma di Edmond, pasangan suami istri, Bonnie Jean Stone dan Marvin Lyle Stone, keduanya berusia 65 tahun, dan Nash Lucas yang berusia 2 tahun. Puluhan orang lainnya terluka, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak.
SETELAH KECELAKAAN
Salah satu pengacara Chambers, Tony Coleman, mengatakan bahwa dia mengalami episode kejiwaan ketika kecelakaan itu terjadi dan ketika dia menceritakan tentang kematian setelah kecelakaan itu, “wajahnya kosong” dan dia tidak yakin apakah dia menyadari bahwa dia berada di penjara. Ayah Chambers, Floyd Chambers, mengatakan dia menerima perawatan kesehatan mental rawat inap beberapa tahun lalu. Namun, hakim memutuskan bahwa Chambers kompeten untuk diadili dan menolak permintaan pembelaan untuk memindahkan persidangan ke yurisdiksi lain.
UJI COBA
Persidangan ini bisa memakan waktu satu bulan, karena jaksa penuntut memiliki banyak sekali daftar saksi potensial, termasuk korban, petugas pertolongan pertama, detektif, dan lain-lain.