Vance menolak jajak pendapat yang menunjukkan Harris unggul: ‘sangat tidak akurat’

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Senator Ohio JD Vance menolak jajak pendapat yang menunjukkan Wakil Presiden Kamala Harris unggul secara nasional dan di negara bagian utama, dengan alasan bahwa jajak pendapat yang sama pada tahun 2016 dan 2020 tidak akurat.

“Jajak pendapat cenderung melebih-lebihkan Partai Demokrat secara radikal, kita tentu melihatnya selama musim panas tahun 2020 dan musim panas 2016, dan tentu saja, banyak dari jajak pendapat tersebut yang salah ketika menjelang Hari Pemilihan,” kata Vance saat tampil di “Fox News Sunday.”

Komentar tersebut muncul setelah Shannon Bream dari Fox News memberi tahu Vance tentang jajak pendapat New York Times baru-baru ini yang menunjukkan Harris mengungguli mantan Presiden Trump di Arizona dan North Carolina, pada saat yang sama ia mempersempit keunggulan Trump “secara signifikan” di Georgia dan Nevada.

TRUMP RUNNING BUDDY VANCE TUJUAN MENGUBAH NEGARA DINDING BIRU MERAH

Kandidat wakil presiden dari Partai Republik, Senator JD Vance, berbicara dalam acara kampanye pada 30 Juli 2024 di Henderson, Nevada. (Foto AP/Ellen Schmidt)

“Apa yang kami lihat adalah bahwa Kamala Harris mengalami sedikit kenaikan beberapa minggu yang lalu, namun apa yang sebenarnya kami lihat dari data internal kami adalah bahwa Kamala Harris sudah mulai stabil,” kata Vance. “Jika Anda berbicara dengan orang dalam kampanye Kamala Harris, mereka sangat khawatir dengan posisi mereka karena masyarakat Amerika tidak menerima gagasan bahwa Kamala Harris, yang telah menjadi wakil presiden selama tiga setengah tahun, akan mengatasi krisis inflasi besok dengan cara yang belum pernah dilakukannya dalam 1.300 hari terakhir.”

Dihadapkan dengan jajak pendapat ABC News/Washington Post yang menunjukkan Harris unggul 4-5 poin atas Trump secara nasional, Vance berpendapat bahwa jajak pendapat yang sama tidak berlaku pada pemilu sebelumnya.

“Saya pikir ada banyak jajak pendapat yang menunjukkan dia mengalami stagnasi dan penurunan,” kata Vance. “ABC/Washington Post adalah lembaga jajak pendapat yang sangat tidak akurat pada musim panas tahun 2020.”

Wakil Presiden Kamala Harris berbicara di Prime Osborn Conference Center pada 1 Mei 2024 di Jacksonville, Florida. (Joe Raedle/Getty Images)

TRUMP MENGAMBIL 81 PERTANYAAN PADA KONFERENSI PERS, WAWANCARA DIBANDINGKAN DENGAN HARRIS 14 PERTANYAAN SEJAK WALZ BERGABUNG TIKET

Menurut rata-rata jajak pendapat Real Clear Politics, Harris memimpin secara nasional atas Trump untuk pertama kalinya pada tanggal 5 Agustus, dan keunggulan tersebut telah meningkat menjadi 1,4 poin.

Rata-rata jajak pendapat juga menunjukkan bahwa Harris unggul tipis di negara bagian Arizona, Wisconsin, dan Michigan, sementara Trump unggul tipis di Nevada, North Carolina, dan Georgia. Sementara itu, Pennsylvania saat ini berada dalam posisi imbang, menurut rata-rata jajak pendapat Real Clear Politics.

Meski begitu, Vance berargumen bahwa tim kampanye Trump tidak perlu mengkhawatirkan jajak pendapat dan sebaiknya tetap berupaya menyampaikan pesan mereka.

Trump di Wilkes-Barre

Mantan Presiden Trump mengacungkan tinjunya setelah berbicara pada rapat umum kampanye pada 17 Agustus 2024 di Wilkes-Barre, Pennsylvania. (Michael M. Santiago/Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

“Ketika Anda melihat angka-angka yang kami lihat, dan Anda benar-benar berbicara dengan masyarakat Amerika, saya merasa sangat yakin bahwa kita akan berada di posisi yang tepat pada bulan November,” kata Vance. “Kita tidak boleh khawatir mengenai pemilu, kita harus mencapai garis akhir dan mendorong semua orang untuk turun ke lapangan dan memilih.”

sbobet mobile