CLEVELAND – Istri dan tiga anak dari seorang pria yang terbaring di tempat tidur yang menurut pihak berwenang meninggal karena kelalaian, mengaku bersalah atas dakwaan di ruang sidang Cleveland.
Debora Brichacek (brik-AY’-sik) yang berusia enam puluh tahun pada hari Senin mengaku bersalah atas pembunuhan tidak disengaja dalam kematian Richard Brichacek pada bulan Desember 2015, yang menderita kelainan neurologis.
Wendi Brichacek, Debbi Brichacek dan Brian Brichacek pada hari Senin mengaku bersalah atas percobaan penyerangan yang kejam. Keempatnya awalnya didakwa melakukan pembunuhan.
Jaksa mengatakan Richard Brichacek yang berusia 63 tahun menderita luka baring di perutnya yang memperlihatkan tulang di kakinya. Beratnya hanya 93 pon ketika dia meninggal dan menderita kekurangan gizi parah. Rumah keluarga tersebut di Euclid, pinggiran Cleveland, dinyatakan tidak dapat dihuni.
Hukuman ditetapkan pada 7 Juni.
Tak satu pun dari pengacara Brichacek dapat dihubungi untuk dimintai komentar pada hari Selasa.