Wanita mengajukan gugatan atas penangkapan dalam baku tembak pengendara motor Texas tahun 2015
HOUSTON – Seorang wanita Texas menuntut ganti rugi sebesar $350 juta setelah mengklaim dalam gugatan federal yang diajukan pada hari Rabu bahwa hak-hak sipilnya dilanggar ketika dia ditangkap secara tidak sah setelah penembakan mematikan tahun 2015 yang melibatkan pengendara sepeda di sebuah restoran Waco.
Menurut gugatan tersebut, Morgan English, 32, dan suaminya William sedang menghadiri pertemuan beberapa klub motor dari seluruh negara bagian pada Mei 2015 ketika mereka terjebak dalam baku tembak.
Gugatan tersebut menyatakan bahwa pasangan tersebut bukan anggota geng pengendara motor mana pun, namun secara keliru diidentifikasi oleh polisi.
Sembilan orang tewas dan 20 orang terluka dalam konfrontasi antara klub motor Bandidos dan Cossack dan polisi di luar restoran Twin Peaks.
English dan suaminya baru saja tiba di restoran ketika penembakan dimulai dan mereka segera berlindung, kata gugatan tersebut.
Randall Kallinen, salah satu pengacara Inggris, menggambarkan kliennya sebagai teller bank pekerja keras dan “penggemar sepeda motor” yang menghadiri pertemuan klub untuk membahas undang-undang sepeda motor Texas tentang keselamatan dan asuransi yang tertunda.
“Dia tidak tahu apa-apa tentang adanya permusuhan antar (geng mobil). Dia tidak punya senjata,” ujarnya. “Dia berbicara bebas kepada polisi setelah itu. Dia menceritakan segalanya kepada mereka. Dia tidak menyembunyikan apa pun.”
Gugatan tersebut menyebut Jaksa Wilayah Kabupaten McLennan Abel Reyna, mantan Kepala Polisi Waco Brent Stroman, Petugas Polisi Waco Manuel Chavez, kota Waco dan wilayah McLennan sebagai terdakwa.
Reyna tidak segera membalas telepon untuk meminta komentar pada hari Rabu. Sersan Polisi Waco. Patrick Swanton, juru bicara departemen, mengatakan lembaganya tidak mengomentari proses pengadilan yang tertunda.
English dan suaminya adalah dua dari 177 orang yang ditangkap dan masing-masing ditahan dengan jaminan $1 juta atas tuduhan berpartisipasi dalam kegiatan kriminal terorganisir.
Tuduhan terhadap English dan suaminya telah habis masa berlakunya sebelum kasus tersebut dapat diajukan ke dewan juri untuk dijadikan dakwaan, kata Kallinen. Namun tuntutan itu bisa diajukan lagi, tambahnya. Setidaknya ada 155 orang yang telah didakwa.
Kallinen mengatakan suami Engels belum mengajukan tuntutan hukum namun mungkin akan melakukannya di kemudian hari.
Setidaknya 10 orang yang didakwa dalam kasus tersebut telah mengajukan tuntutan hukum serupa, sementara setidaknya 12 orang yang tidak didakwa juga telah mengajukan tuntutan hukum.
Tahun lalu, hakim menolak mosi dua pengendara motor agar Reyna dikeluarkan dari kasus tersebut. Pengacara para bikers berpendapat bahwa Reyna melampaui wewenangnya dengan menangkap begitu banyak orang.
Uji coba pertama yang berasal dari penembakan fatal tersebut dijadwalkan pada bulan April.
___
Ikuti Juan A. Lozano di Twitter di www.twitter.com/juanlozano70