Yang terbaru: Kurdi Suriah melihat semakin kuatnya tekanan terhadap ISIS
FILE – Gambar diambil dari video yang disediakan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang menunjukkan pejuang SDF berlari selama pertempuran dengan militan kelompok ISIS, di pedesaan timur Raqqa, Suriah, Senin, 6 Maret 2017. Pasukan utama yang didukung AS memerangi kelompok ISIS di Suriah memiliki cukup pejuang utama di negara Raqa utara untuk ditaklukkan. saat ketika pasukan AS memainkan peran yang lebih besar di lapangan dalam pertempuran untuk merebut kota tersebut, kata juru bicara pasukan tersebut pada Jumat, 10 Maret 2017. (Pasukan Demokratik Suriah, via AP) (Pers Terkait)
BEIRUT – Perkembangan terkini terkait perang saudara di Suriah dan perkiraan kemungkinan serangan terhadap benteng utama kelompok ISIS di Raqqa di Suriah utara (sepanjang waktu lokal):
11:55
Pasukan Kurdi Suriah yang didukung AS mengatakan mereka memiliki cukup pejuang untuk merebut ibu kota de facto kelompok ISIS, Raqqa, di Suriah utara.
Juru bicara Pasukan Demokratik Suriah mengatakan pada hari Jumat bahwa jumlah mereka meningkat, dan penduduk di daerah yang baru dibebaskan dari ISIS bergabung dengan pasukan yang memiliki etnis campuran.
Cihan Sheikh Ehmed mengatakan SDF telah melakukan serangan di daerah Raqqa sejak November dan telah menutup jalan-jalan pasokan utama yang digunakan oleh kelompok ISIS. SDF sejak itu telah menguasai wilayah yang luas dari ISIS, di bawah kedok serangan udara koalisi pimpinan AS.
Ia mengatakan pasukan koalisi pimpinan AS telah bertambah jumlahnya dan mengambil bagian lebih besar dalam pertempuran di Raqqa. Awal pekan ini, Amerika Serikat mengirim beberapa ratus Marinir ke Suriah utara sebagai persiapan untuk menyerang Raqqa.
___
10:55
Militer Turki mengatakan pasukan Turki dan pasukan oposisi Suriah yang didukung Turki membunuh – atau “dinetralisir” – 71 pejuang Kurdi Suriah di Suriah utara minggu ini.
Operasi tersebut merupakan bagian dari serangan Turki selama berbulan-bulan ke negara tetangganya yang dilanda perang dalam upaya melawan kelompok ISIS, namun juga dalam upaya membendung milisi Kurdi Suriah yang didukung AS, yang oleh Ankara telah dinyatakan sebagai organisasi teroris dan dianggap terkait dengan pemberontakan Kurdi di dalam negeri.
Pernyataan militer hari Jumat mengatakan sejak operasi Turki dimulai pada bulan Agustus, pasukan gabungan oposisi Turki dan Suriah telah membunuh sebanyak 2.647 militan ISIS dan 425 pejuang Kurdi Suriah di Suriah.
Dikatakan bahwa lebih dari 2.000 kilometer persegi (772 mil persegi) di Suriah utara kini berada di bawah kendali pasukan yang didukung Turki.