Fakta Singkat: Garis Waktu Ledakan Irak
Beberapa pemboman paling mematikan di Irak sejak jatuhnya Saddam Hussein dalam invasi pimpinan AS tahun lalu.
—18 Maret: Sebuah bom mobil meledak di dekat patroli militer Inggris di kota Basra di selatan, menewaskan empat orang, termasuk seorang tersangka pelaku bom bunuh diri. Orang-orang yang berada di dekatnya menikam tersangka pembom lainnya.
—17 Maret: Sebuah bom mobil menghancurkan Hotel Jabal Lebanon (Mencari) di Bagdad tengah. Militer AS, mengutip para pejabat Irak, mengatakan tujuh orang tewas.
—2 Maret: Ledakan terkoordinasi terjadi Muslim Syiah (Mencari) tempat suci di kota selatan Karbala dan di Bagdad, menewaskan sedikitnya 181 orang.
—23 Februari: Seorang pembom bunuh diri meledakkan kendaraan yang penuh bahan peledak di luar kantor polisi di kota Kirkuk di utara, menewaskan sedikitnya delapan orang lainnya.
—18 Februari: Dua truk bermuatan bom meledak di luar pangkalan yang dikuasai Polandia Hillah (Mencari), menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk dua pengemudi. Sekitar 65 orang terluka, termasuk warga Irak, Filipina, Polandia, Hongaria, dan seorang Amerika.
—11 Februari: Seorang pembom bunuh diri meledakkan mobil penuh bahan peledak ke kerumunan warga Irak yang menunggu di luar pusat perekrutan tentara di Bagdad, menewaskan 47 orang.
—10 Februari: Seorang pembom bunuh diri meledakkan satu truk berisi bahan peledak di luar kantor polisi Aleksandria (Mencari), 30 mil selatan Bagdad, menewaskan 53 orang.
—1 Februari: Pelaku bom pembunuhan kembar membunuh 109 orang di dua kantor partai Kurdi di kota utara Irbil.
—31 Januari: Sedikitnya sembilan orang tewas, 45 luka-luka akibat bom mobil di luar kantor polisi di utara kota Mosul.
—18 Januari: Serangan bom mobil mematikan di dekat gerbang utama markas koalisi AS di Bagdad menewaskan sedikitnya 31 orang.
—17 Januari: Bom pinggir jalan meledak di dekat Bagdad, menewaskan tiga tentara AS dan dua tentara Pertahanan Sipil Irak. Korban tewas AS mencapai 500 dalam pemboman.
—31 Desember 2003: Bom mobil melanda restoran yang mengadakan pesta Malam Tahun Baru, menewaskan delapan warga Irak.
—14 Desember: Terduga pembom pembunuhan meledakkan bahan peledak di dalam mobil di luar kantor polisi di Khaldiyah, menewaskan sedikitnya 17 orang.
—22 November: Bom mobil menghantam dua kantor polisi di timur laut Bagdad, menewaskan sedikitnya 12 warga Irak.
—20 November: Bom truk meledak di dekat kantor partai Kurdi di kota minyak Kirkuk di utara, menewaskan lima orang. Pejabat setempat menyalahkan ekstremis Islam yang terkait dengan al-Qaeda.
—12 November: Pembom truk pembunuh menyerang markas polisi paramiliter Italia di kota Nasiriyah di selatan, menewaskan lebih dari 30 orang, termasuk 19 warga Italia.
—27 Oktober: Empat bom pembunuhan menargetkan internasional Palang Merah (Mencari) markas besar dan empat kantor polisi Irak di Bagdad, menewaskan 40 orang, sebagian besar warga Irak.
—9 Oktober: Pembom bunuh diri mendorong Oldsmobile ke kantor polisi di distrik Kota Sadr Bagdad, menewaskan sembilan warga Irak.
—29 Agustus: Bom mobil meledak di luar masjid di kota suci Muslim Syiah Najaf, menewaskan lebih dari 85 orang, termasuk pemimpin Syiah Ayatollah Muhammad Baqir al-Hakim (Mencari).
—19 Agustus: Pembom truk menghantam markas besar PBB di Bagdad, menewaskan 22 orang, termasuk utusan penting PBB untuk Irak, Sergio Vieira de Mello.
—7 Agustus: Bom mobil meledak di luar kedutaan Yordania, menewaskan 19 orang, termasuk dua anak.