Kecelakaan Bus Miami Menyebabkan 2 Orang Meninggal; 3 dalam kondisi kritis
Petugas darurat cenderung melukai penumpang setelah kecelakaan bus di Bandara Internasional Miami pada Sabtu, 1 Desember 2012 di Miami. Para pejabat mengatakan sebuah bus menabrak jalan layang, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai lebih dari dua lusin orang di dalamnya. Greg Chin, juru bicara bandara, mengatakan bus besar berwarna putih itu menabrak jembatan layang menuju bagian kedatangan bandara pada Sabtu pagi. Bus tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 20 km/jam ketika pintu masuk atap terpotong. (Foto AP/El Nuevo Herald, Roberto Koltun) (Miami Herald2012)
Miami – Dua orang tewas dan tiga lainnya dalam kondisi kritis setelah sebuah bus yang membawa lebih dari 30 orang menabrak jembatan beton di Bandara Internasional Miami, kata para pejabat Sabtu.
Bus besar berwarna putih itu terlalu tinggi untuk bisa masuk ke area kedatangan, kata juru bicara bandara Greg Chin. Bus seharusnya melewati area keberangkatan yang plafonnya lebih tinggi, katanya.
Dua rambu besar memperingatkan pengemudi kendaraan besar agar tidak melewati jalan layang beton. Salah satu yang menempel di bagian atas pembatas beton bertuliskan: “Kendaraan tinggi BERHENTI Belok kiri.” Yang lainnya, ditempatkan di sisi kiri jalan beberapa meter di depan pembatas, menyatakan bahwa semua kendaraan yang lebih tinggi dari ambang batas 8 kaki 6 harus berbelok ke kiri.
Itu sangat berdarah.
Tiga orang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit. Sebanyak 27 penumpang lainnya terluka, namun luka yang mereka alami tidak terlalu serius, kata pihak berwenang.
Osvaldo Lopez, petugas Miami-Dade Aviation, mengatakan dia pertama kali mendengar suara keras pada Sabtu pagi dan yakin itu semacam kecelakaan mobil.
Lebih lanjut tentang ini…
Ia mengaku masuk ke dalam bus untuk membantu dan menemukan beberapa penumpang terlempar ke lorong tengah. Dia mengatakan para penumpang, yang banyak di antaranya berusia lanjut, tetap tenang setelah kecelakaan terjadi.
“Itu sangat berdarah,” katanya tentang kejadian itu.
Setelah membantu para penumpang, Lopez menderita beberapa luka — lengan kiri dan jari tangan kanannya dibalut.
Jenazah seorang penumpang yang tewas dikeluarkan dari bus pada Sabtu pagi; orang kedua meninggal setelah dibawa ke rumah sakit, kata polisi.
Truk pemadam kebakaran dan mobil polisi masuk ke daerah itu pada Sabtu pagi, dan bus itu ditutup dengan pita polisi kuning. Sebuah pendingin berwarna putih berisi botol-botol air berada di sisi belakang bus, yang bagian depannya masih terjepit di bawah jembatan layang pada hari Sabtu.
Bus itu milik pribadi dan biasanya digunakan untuk tur, meskipun polisi yakin semua penumpangnya adalah penduduk lokal, bukan turis, kata Letnan Rosanna Cordero-Stutz dari Polisi Miami-Dade. Tujuan akhir bus tersebut belum diketahui, namun pengemudi tidak mengenal area dekat bandara dan tidak berniat berhenti di area kedatangan, kata Cordero-Stutz. Sopirnya sedang diperiksa penyidik, katanya.
Bus itu melaju dengan kecepatan sekitar 32 kilometer per jam ketika menabrak jembatan layang pada Sabtu pagi, kata Chin.
Bus ini mirip dengan bus lain yang biasa digunakan untuk charter dan tur, dengan pengemudi duduk rendah dan kursi penumpang di tempat yang ditinggikan di belakang kursi pengemudi. Belum jelas siapa pemilik bus tersebut.
Berdasarkan pemberitaan Associated Press.
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino