Korea Utara memberikan sisa-sisa 19 kemungkinan MIA kepada AS

Korea Utara memberikan sisa-sisa 19 kemungkinan MIA kepada AS

Korea Utara (Mencari) menyerahkan 19 set jenazah kepada militer AS pada hari Kamis, bagian dari proyek untuk menemukan ribuan tentara AS yang hilang di perang Korea (Mencari).

Jenazah tersebut, dalam peti mati yang dilapisi dengan bendera PBB berwarna biru bubuk, dimasukkan ke dalam mobil jenazah hitam setelah upacara di luar markas Angkatan Darat AS ke-8 di Seoul yang mencakup penghormatan 21 senjata dan “Keran”.

Jenazahnya dibawa ke seluruh negeri melalui wilayah yang dijaga ketat Zona Demiliterisasi (Mencari) yang telah memisahkan Korea Utara dan Selatan sejak berakhirnya konflik tahun 1950-1953. Mereka akan diterbangkan ke Hawaii untuk identifikasi.

Tim Amerika dan Korea Utara menemukan sisa-sisa tersebut sebagai bagian dari proyek pencarian bersama yang dimulai pada tahun 1996 dan sejauh ini telah menemukan lebih dari 180 sisa-sisa yang diyakini milik tentara Amerika.

“Yang paling penting, kami akan membawa warga Amerika yang hilang akibat Perang Korea kembali ke tanah Amerika sehingga mereka tidak lagi tersesat di perbukitan Korea Utara,” kata Letkol. Jerry O’Hara, juru bicara Angkatan Darat AS di Hawaii. Laboratorium Identifikasi Pusat Komando Akuntansi Gabungan POW/MIA yang berbasis.

Amerika Serikat adalah anggota kunci koalisi PBB yang membantu Korea Selatan mengusir invasi Korea Utara yang memicu Perang Korea. Pertempuran tersebut berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian formal, yang berarti kedua belah pihak secara teknis masih berperang.

Misi pemulihan terus berlanjut meskipun ketegangan meningkat antara kedua negara yang dulu bermusuhan mengenai program senjata nuklir Korea Utara. Amerika Serikat dan Korea Utara telah sepakat untuk memisahkan masalah sisa-sisa tersebut dari masalah nuklir, yang sedang dibahas dalam perundingan regional enam negara.

Dua belas jenazah hari Kamis ditemukan di dekat Waduk Chosin Korea Utara, tempat Divisi Infanteri ke-7 Angkatan Darat A.S. bertempur sengit pada bulan November dan Desember 1950 dengan pasukan Tiongkok yang mendukung Korea Utara.

Lebih dari 8.100 tentara Amerika masih hilang dalam Perang Korea, termasuk 1.100 dari Kampanye Chosin.

Tujuh orang lainnya yang dipulangkan ditemukan di Kabupaten Unsan, sebelah utara ibu kota, Pyongyang. Anggota Divisi Kavaleri ke-1 dan Divisi Infanteri ke-25 Angkatan Darat bertempur di Kabupaten Unsan pada bulan November 1950.

Tahun ini, anggota tim dari Amerika Serikat dan rekan mereka dari Korea Utara dijadwalkan melakukan pencarian selama 30 hari dari bulan April hingga Oktober.

O’Hara mengatakan dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengidentifikasi jenazah yang dibawa pulang pada hari Kamis, jika memang benar-benar teridentifikasi. Hingga awal Mei, hanya 14 dari 186 jenazah yang terdeteksi oleh proyek bersama tersebut yang telah diberi nama.

Pengeluaran Sydney